KABAPAS PALU, DOBRAK DISIPLIN MELALUI APEL 

Palu – Suasana apel pagi di halaman Kantor Balai Pemasyarakatan Kelas I Palu terasa berbeda. Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, memimpin langsung apel pagi dan menyampaikan amanat tegas terkait kedisiplinan.

Apel tersebut diikuti oleh pejabat struktural, Pembimbing Kemasyarakatan (PK), Asisten PK, JFU, peserta magang, hingga mahasiswa magang yang sedang praktik kerja di Bapas Palu.

Dalam amanatnya, Kabapas tidak memberi ruang kompromi soal disiplin apel. “Saya tekankan kepada seluruh pegawai, tanpa terkecuali, termasuk peserta magang dan mahasiswa magang, untuk meningkatkan kedisiplinan dengan kehadiran penuh pada apel pagi dan apel sore. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk komitmen dan tanggung jawab kita sebagai ASN,” tegas M. Nur Amin.

Kabapas menegaskan apel pagi dan sore adalah kewajiban yang diatur dalam peraturan disiplin ASN dan menjadi indikator utama penilaian kinerja dan perilaku pegawai. “Apel pagi adalah awal kita memulai pekerjaan dengan semangat dan doa. Apel sore adalah evaluasi kita telah bekerja apa hari ini. Tidak ada alasan untuk terlambat atau tidak hadir tanpa keterangan yang jelas,” jelasnya.

Kepada peserta magang dan mahasiswa magang, Kabapas juga memberikan pesan khusus. “Kalian sedang belajar dunia kerja yang sesungguhnya. Disiplin waktu adalah pelajaran pertama yang paling penting. Jika sejak magang sudah disiplin, maka nanti di manapun kalian bekerja, kalian akan menjadi pribadi yang unggul,” tambahnya.

Di akhir amanatnya, Kabapas mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan menjaga nama baik institusi Bapas Kelas I Palu. Kegiatan apel pagi ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pelaksanaan tugas masing-masing.

Menanggapi penegakan disiplin tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, memberikan dukungan penuh kepada Kabapas Palu.

“Saya sangat mendukung langkah tegas Kabapas Palu. Disiplin apel ini bukan sekadar soal baris-berbaris, tapi soal mentalitas. Bagaimana kita mau membina dan mengawasi klien agar disiplin, kalau kita sendiri sebagai pembinanya tidak disiplin? Bapas itu adalah wajah Pemasyarakatan di luar tembok. Kalau apel saja kita malas, bagaimana masyarakat mau percaya?” ujar Herman Mulawarman.

Kakanwil juga meminta agar penegakan disiplin ini diterapkan secara konsisten di seluruh UPT di Sulawesi Tengah.

“Saya sudah instruksikan kepada seluruh Kepala UPT di jajaran Kanwil Ditjenpas Sulteng, termasuk Bapas Palu, untuk tidak main-main soal disiplin. Apel pagi dan sore harus penuh, tepat waktu, dan diikuti dengan serius. Bagi yang melanggar, berikan teguran, pembinaan, dan jika perlu sanksi sesuai aturan disiplin ASN. Kita ingin membangun Zona Integritas, WBK/WBBM, dan itu dimulai dari hal yang paling dasar, yaitu disiplin hadir tepat waktu,” tegasnya.

Humas Bapas Kelas I Palu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *