Pidie – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Pidie. Babinsa Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Serda Munawar, turun langsung ke lapangan mendampingi petani membajak sawah sebagai langkah awal memasuki musim tanam padi di Desa Lutueng, Kecamatan Mane, Minggu (11/01/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan bersama Bahtiar, petani setempat, sebagai bagian dari peran Babinsa dalam mendukung sektor pertanian rakyat. Kehadiran Babinsa di lahan pertanian bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi bentuk keterlibatan aktif TNI AD dalam membantu masyarakat desa meningkatkan produktivitas pertanian.
Menurut Danramil 17/Geumpang melalui Babinsa Serda Munawar, pendampingan kepada petani merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Kami hadir untuk memberi semangat dan membantu secara langsung agar proses tanam berjalan tepat waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Bahtiar mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang turun langsung membantu pengolahan lahan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti, terutama dalam menghadapi tantangan biaya produksi dan keterbatasan tenaga kerja di awal musim tanam.
“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, pekerjaan terasa lebih ringan dan kami semakin termotivasi,” kata Bahtiar.
Kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu mempercepat proses tanam padi sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen ke depan. Selain membantu pengolahan lahan, Babinsa juga aktif memberikan pendampingan kepada petani terkait kedisiplinan waktu tanam dan pemanfaatan lahan secara optimal.
Melalui sinergi antara TNI, petani, dan pemerintah daerah, program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Pidie diharapkan dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat.






