Pidie – Dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Danramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Putut Aryanto, bersama unsur Muspika dan Babinsa melaksanakan silaturahmi serta komunikasi sosial (Komsos) dengan tokoh agama dan perangkat Gampong Mancang, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi wadah strategis untuk menyatukan persepsi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah, khususnya pada malam hari saat warga melaksanakan ibadah shalat tarawih dan tadarus Al-Qur’an.
Kapten Czi Putut Aryanto menegaskan bahwa stabilitas keamanan selama Ramadhan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.
“Momentum Ramadhan adalah saat yang tepat untuk memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, sehingga warga dapat beribadah dengan tenang, aman, dan khusyuk,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang intens antara aparat teritorial dan masyarakat guna mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan. Dengan komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan, setiap persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijak dan musyawarah.
Sementara itu, Tgk. Dahlan selaku tokoh agama setempat menyambut baik langkah Danramil dan jajaran. Ia menilai sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat merupakan kunci terciptanya suasana yang damai selama Ramadhan.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Danramil dan jajaran yang turun langsung bersilaturahmi. Ini menunjukkan bahwa keamanan dan kenyamanan ibadah adalah perhatian bersama. Kami siap mendukung dan mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban, terutama saat malam hari,” ungkap Tgk. Dahlan.
Selain membahas aspek keamanan, pertemuan tersebut juga menjadi forum dialog terkait kondisi sosial masyarakat, termasuk antisipasi potensi kenakalan remaja, penggunaan petasan berlebihan, serta pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak selama bulan puasa.
Dengan terbangunnya komunikasi yang harmonis antara aparat dan masyarakat, diharapkan Gampong Mancang tetap berada dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif sepanjang Ramadhan, sehingga nilai-nilai ibadah dan kebersamaan dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh warga.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan persuasif tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah binaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Pidie.






