Perkuat Pembinaan, Rutan Pelaihari Fasilitasi 17 Warga Binaan Ikuti Pendidikan Kesetaraan

PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari terus memperkuat pembinaan warga binaan melalui program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C yang dilaksanakan secara rutin bekerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan pembelajaran berlangsung di Aula Tengah Rutan Pelaihari, Rabu (21/10/2026), dengan melibatkan 17 warga binaan sebagai peserta didik.

Program pendidikan kesetaraan tersebut menjadi upaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk melanjutkan pendidikan yang belum terselesaikan. Dari total peserta, sebanyak sembilan orang mengikuti Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP), sedangkan delapan orang mengikuti Paket C setara Sekolah Menengah Atas (SMA). Pembelajaran dilaksanakan sesuai jenjang pendidikan masing-masing, dengan materi Bahasa Inggris bagi peserta Paket B dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) bagi peserta Paket C.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, Galang Tresno Prakoso, mengatakan pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembinaan karena memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk meningkatkan pengetahuan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami ingin memastikan warga binaan tetap mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri selama menjalani masa pidana. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar mereka memiliki bekal pendidikan yang berguna ketika kembali ke masyarakat,” ujar Galang.

Ia menambahkan, pelaksanaan pendidikan secara rutin merupakan bentuk komitmen Rutan Pelaihari dalam mendukung pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pendidikan dapat menjadi salah satu modal bagi warga binaan untuk membangun kepercayaan diri dan membuka peluang kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Sementara itu, perwakilan pengajar SPNF dan SKB Kabupaten Tanah Laut, Julia, menyampaikan bahwa pembelajaran kesetaraan memberikan ruang bagi warga binaan untuk tetap memperoleh layanan pendidikan sesuai jenjang yang ditempuh. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran secara konsisten dan memahami materi yang diberikan.

“Kami berharap warga binaan dapat mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan terus memiliki semangat untuk menyelesaikan pendidikan mereka. Kesempatan belajar ini penting untuk menambah pengetahuan, meningkatkan kemampuan, serta menjadi bekal bagi mereka dalam merencanakan masa depan,” kata Julia.

Dalam pelaksanaannya, kerja sama antara Rutan Pelaihari dengan SPNF dan SKB Kabupaten Tanah Laut menjadi bagian penting untuk mendukung keberlangsungan pendidikan nonformal di lingkungan pemasyarakatan. Kehadiran pengajar dan penyampaian materi sesuai program pendidikan diharapkan membantu peserta didik tetap terarah dalam mengikuti kegiatan belajar.

Melalui program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C, Rutan Pelaihari berupaya menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dengan memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Program ini diharapkan menjadi bekal positif bagi mereka dalam mempersiapkan reintegrasi sosial serta membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *