Pidie – Upaya menjaga keamanan dan produktivitas lahan pertanian masyarakat terus dilakukan Babinsa Koramil 03/Delima, jajaran Kodim 0102/Pidie melalui kegiatan karya bakti yang melibatkan aparat kewilayahan dan warga di Desa Puuk Aree, kecamatan Delima. kabupaten Pidie. Jumat (20/02/2026).
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Serda Azhari yang turun bersama warga mengerjakan pemasangan pagar secara manual.
Pembuatan pagar kebun dilakukan untuk melindungi tanaman dari gangguan hewan ternak maupun faktor lain yang dapat merusak hasil pertanian warga.
Karya bakti ini tidak hanya berfokus pada pembangunan pagar, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
Melalui kegiatan gotong royong, Babinsa turut mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lahan produktif sebagai sumber penghidupan warga.
Menurut Serda Azhari, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga desa binaan.
“Kami hadir untuk membantu sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat.
Pagar kebun ini diharapkan dapat melindungi tanaman sehingga hasil pertanian warga lebih terjaga,” ujarnya di sela kegiatan.
Sejumlah warga menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Mereka menilai bantuan tenaga dan kebersamaan yang terjalin mempercepat proses pembangunan pagar yang sebelumnya direncanakan secara swadaya.
Pembuatan pagar kebun dinilai penting karena berkaitan langsung dengan perlindungan lahan pertanian yang menjadi sumber ekonomi utama masyarakat setempat.
Dengan adanya pagar, risiko kerusakan tanaman diharapkan dapat berkurang sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.
Meski kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif, warga berharap semangat gotong royong seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada pembangunan pagar kebun tetapi juga pada kegiatan lain yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan karya bakti di wilayah Kabupaten Pidie tersebut menjadi salah satu contoh sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta memelihara budaya gotong royong sebagai nilai sosial yang tetap relevan hingga kini.






