Pidie Jaya – Upaya memperkuat pembinaan teritorial serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat terus dilakukan jajaran Kodim 0102/Pidie. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang rutin dilaksanakan Babinsa di wilayah binaan.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 18/Tripa, Kopka AT Tarigan, yang turun langsung mengunjungi warga dan berinteraksi aktif dengan masyarakat di Desa Tu, Kecamatan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (20/04/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD melalui aparat kewilayahan. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Babinsa diharapkan mampu mengetahui kondisi sosial warga, mendengar berbagai aspirasi, sekaligus membantu mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Danramil 18/Tripa, Kapten Inf Dominggus Pardiara, menjelaskan bahwa komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang sangat penting dan efektif.
Menurutnya, melalui Komsos, Babinsa dapat membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus memperoleh informasi secara cepat terkait perkembangan situasi di desa.
“Komunikasi sosial adalah bagian dari metode pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa dengan warga desa binaannya. Melalui kegiatan ini, Babinsa bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat. Jika ada perkembangan situasi, kesulitan warga, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan, semuanya dapat diketahui lebih cepat melalui pertukaran informasi,” ujar Danramil.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa bukan hanya sebatas tugas pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendorong kemajuan desa dan mempererat kebersamaan.
Di lapangan, keberadaan Babinsa pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Salah seorang warga, Rahmaludin, menilai Babinsa selama ini aktif hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Babinsa selalu aktif di setiap kegiatan masyarakat, baik kegiatan sosial, keagamaan, maupun gotong royong. Beliau selalu ikut berpartisipasi bersama warga,” kata Rahmaludin.
Menurut warga, keaktifan Babinsa tersebut memberikan rasa aman sekaligus semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kehadiran aparat TNI di desa juga dinilai mampu menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan pemerintah maupun unsur terkait lainnya.
Kegiatan seperti ini dinilai penting untuk terus ditingkatkan, terutama di tengah dinamika sosial masyarakat yang terus berkembang. Selain menjaga stabilitas wilayah, komunikasi yang intensif antara Babinsa dan warga juga menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang aman, kompak, dan sejahtera.






