Babinsa Korammil 17/Geumpang Turun ke Sawah, Bantu Petani Angkut Hasil Panen

Babinsa Korammil 17/Geumpang Turun ke Sawah, Bantu Petani Angkut Hasil Panen

Pidie – Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran TNI di wilayah pedesaan. Salah satunya terlihat dari aktivitas Babinsa Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Serma Abu Bakar, yang turun langsung ke sawah membantu petani mengangkut hasil panen padi untuk proses perontokan di Desa Pucok, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Kamis (30/04/2026).

Di tengah aktivitas panen yang cukup padat, kehadiran aparat teritorial di lahan pertanian mendapat sambutan positif dari warga. Serma Abu Bakar tampak bersama petani mengangkat dan memindahkan gabah hasil panen dari areal sawah menuju lokasi perontokan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan rutin TNI kepada masyarakat tani di wilayah binaan.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas membantu pekerjaan fisik petani, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, peran Babinsa di desa-desa pertanian dinilai semakin penting, terutama dalam membantu petani menghadapi berbagai tantangan mulai dari cuaca, distribusi pupuk hingga proses panen.

Serma Abu Bakar mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan daerah.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu siap membantu masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan semangat dan meringankan pekerjaan mereka saat musim panen,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus dipelihara melalui kerja nyata di lapangan.

Sementara itu, petani setempat, Siti Aisyah, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa dalam proses panen padi. Ia menilai pendampingan yang dilakukan aparat TNI selama ini cukup aktif dan memberikan dampak positif bagi petani.

“Babinsa sekarang sangat aktif membantu petani, mulai dari turun ke sawah sampai membantu saat panen seperti ini. Kami merasa terbantu karena pekerjaan jadi lebih ringan dan cepat selesai,” ungkapnya.

Kehadiran Babinsa di sektor pertanian juga dinilai mampu menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat pedesaan. Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, sinergi antara TNI dan petani menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan di daerah.

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *