Pidie – Di tengah kondisi cuaca yang kian sulit diprediksi, peran aparat teritorial menjadi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Hal ini terlihat dari kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang dilakukan Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Serda Banta H.P, bersama warga di Desa Pulo Geulumpang, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Sabtu (11/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serda Banta H.P berdialog langsung dengan masyarakat, salah satunya Rustam, guna membahas kondisi cuaca yang belakangan ini tidak menentu. Pergantian cuaca yang cepat dari panas ke hujan, bahkan disertai angin kencang, dinilai berpotensi menimbulkan berbagai risiko bagi keselamatan warga maupun aktivitas sehari-hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja. Terutama bagi petani, nelayan, dan warga yang beraktivitas di luar rumah agar selalu memperhatikan kondisi lingkungan,” ujar Serda Banta H.P dalam perbincangan tersebut.
Rustam sebagai perwakilan warga menyambut baik kegiatan komsos ini. Ia menilai kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi sumber informasi penting terkait kondisi terkini di lapangan.
“Dengan adanya arahan seperti ini, kami jadi lebih siap dan berhati-hati. Apalagi sekarang cuaca sering berubah tiba-tiba,” ungkap Rustam.
Selain mengingatkan kewaspadaan, Babinsa juga mendorong masyarakat untuk saling berbagi informasi dan segera melaporkan apabila terjadi potensi bencana, seperti banjir atau pohon tumbang. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
Kegiatan komsos tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial TNI AD dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi yang berkembang, termasuk ancaman bencana akibat perubahan cuaca.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan potensi risiko akibat cuaca ekstrem dapat diantisipasi sejak dini, sehingga keamanan dan keselamatan warga tetap terjaga.






