Pidie – Dalam upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 03/Delima Kodim 0102/Pidie, Serda Dedi Syahputra, turun langsung membantu warga dalam proses pembuatan kerupuk kulit di Desa Tanjung, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Minggu (19/04/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran aktif aparat kewilayahan dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha rumahan.
Serda Dedi Syahputra terlihat ikut terlibat dalam setiap tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses penjemuran kerupuk kulit.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan pendampingan serta motivasi kepada warga agar terus mengembangkan potensi ekonomi lokal.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan semangat kepada para pelaku UMKM agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga pelaku usaha kerupuk kulit mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain meringankan pekerjaan, dukungan tersebut juga menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk lebih giat dalam mengembangkan usaha mereka.
Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial (komsos) antara TNI dan masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung.
Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan usaha kerupuk kulit di Desa Tanjung dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Secara terpisah, Danramil 03/Delima menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam mendukung UMKM merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan.
Ia menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir dan berperan aktif dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI, diharapkan UMKM di Kabupaten Pidie mampu tumbuh lebih kuat dan menjadi salah satu pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.






