PELAIHARI, INFO_PAS — Di balik pintu ruang kunjungan, ada kerinduan yang akhirnya terobati dan semangat yang kembali tumbuh. Kesempatan bertemu keluarga menjadi momen berharga bagi warga binaan untuk mendapatkan perhatian, dukungan, serta kekuatan dalam menjalani masa pembinaan. Suasana tersebut terlihat dalam pelaksanaan layanan kunjungan tatap muka di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Sabtu (31/10/2026).
Keluarga yang datang disambut petugas dan diarahkan mengikuti tahapan pelayanan sesuai prosedur yang berlaku. Mulai dari proses pemeriksaan hingga memasuki area kunjungan, setiap tahapan dilaksanakan dengan memperhatikan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan pengunjung maupun warga binaan.
Bagi warga binaan, pertemuan secara langsung bukan sekadar kesempatan untuk berbincang. Momen tersebut menjadi ruang untuk berbagi kabar, menyampaikan rasa rindu, serta merasakan kembali kehangatan keluarga yang menjadi salah satu sumber dukungan selama menjalani masa pidana.
Petugas Rutan Pelaihari, Abdul Latief Iriawan, menyampaikan bahwa kehadiran keluarga memiliki arti penting bagi warga binaan. Dukungan dan perhatian dari orang-orang terdekat diharapkan dapat menjadi motivasi untuk tetap mengikuti proses pembinaan dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
“Pertemuan dengan keluarga tentu menjadi momen yang sangat berarti bagi warga binaan. Kami berharap melalui layanan kunjungan ini, mereka mendapatkan dukungan dan semangat dari orang-orang terdekat. Karena keluarga memiliki peran penting dalam memberikan motivasi agar warga binaan terus memperbaiki diri,” ujar Latief.
Di sisi lain, petugas juga memastikan seluruh rangkaian kunjungan berjalan sesuai ketentuan. Pendekatan yang ramah dan humanis terus diupayakan agar keluarga merasa nyaman, tanpa mengesampingkan prosedur pengamanan yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan layanan pemasyarakatan.
Rutan Pelaihari memandang layanan kunjungan sebagai salah satu bentuk pemenuhan hak warga binaan sekaligus sarana menjaga hubungan sosial dan kekeluargaan. Terpeliharanya komunikasi dengan keluarga diharapkan dapat memberikan penguatan moral selama warga binaan menjalani berbagai program pembinaan.
Melalui pelayanan yang tertib, aman, dan humanis, Rutan Pelaihari terus berupaya menghadirkan ruang pertemuan yang bermakna bagi warga binaan dan keluarga. Sebab, dukungan keluarga bukan hanya mengobati kerinduan, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan untuk menata masa depan dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat.






