Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru memperkuat pelaksanaan pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai tindak lanjut Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-28 tentang Pelaksanaan Proksi Imipas Nomor 11 Tahun 2026. Jumat, (6/2). Kegiatan ini dilaksanakan di Lapas Banjarbaru guna menyinergikan kebijakan pembinaan di bidang pendidikan nonformal.
Kegiatan koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, perwakilan SKB, serta pejabat struktural Lapas Banjarbaru. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan akses pendidikan kesetaraan dapat diterima secara optimal oleh Warga Binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pembahasan, para pihak menitikberatkan pada implementasi program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Selain itu, dibahas pula peran SKB dalam mendukung proses pembelajaran, pelaksanaan evaluasi, serta pendampingan peserta pendidikan agar berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Banjarbaru, Rifaldi Shandri Akbar, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari penguatan program pembinaan. Ia menjelaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi penting dalam pembinaan, “Melalui pendidikan kesetaraan, Warga Binaan diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas diri dan kesiapan kembali ke masyarakat.”
Sementara itu, Kepala Bidang Paud dan Dikmas, Feffy Ramadhiaty, menjelaskan dukungan instansinya terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menyatakan, “Dinas Pendidikan bersama SKB siap berperan aktif dalam mendukung proses pembelajaran dan pendampingan agar pendidikan kesetaraan di Lapas Banjarbaru dapat terlaksana sesuai standar.”
Kegiatan koordinasi ini berlangsung dengan lancar dan menghasilkan kesepahaman bersama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan. Melalui sinergi lintas instansi ini, Lapas Banjarbaru berharap program pendidikan dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari dukungan terhadap 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan






