Gunakan Mesin Sinso dan Cangkul, Satgas Gulbencal TNI Bersihkan Sisa Material Pasca Banjir di Pidie Jaya

Pidie Jaya -Harapan untuk segera bangkit pasca bencana banjir dan longsor selalu berkobar di Kabupaten Pidie Jaya. Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama prajurit Yon Armed 17/RC turun langsung membersihkan rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur, kayu, dan sampah sisa banjir bandang. Aksi kemanusiaan itu berlangsung di Desa Daya Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Selasa (1/12/2025).

Hamparan lumpur tebal, batang kayu berserakan, dan sampah yang menutup jalan serta pekarangan rumah menjadi pemandangan sehari-hari pas cabanjir. Namun, di tengah suasana porak-poranda tersebut, langkah-langkah tegap prajurit TNI menghadirkan energi baru. Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, personel TNI Satgas Penanganan Bencana Alam menyasar perkampungan warga menggunakan alat manual,parang, cangkul, sekop,gerobak sorong hingga mesin sinso untuk membuka akses dan membersihkan material berat yang menghambat pemulihan.

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., melalui Pasi Ops Kapten Inf Dian Susilo, menjelaskan bahwa setiap hari puluhan personel dikerahkan ke sejumlah titik terdampak. “Fokus kami adalah fasilitas umum, ruas jalan, dan rumah warga yang memungkinkan untuk segera dibersihkan agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Kapten Dian menambahkan, penanganan pasca bencana tidak hanya berhadapan dengan lumpur, tetapi juga ranting dan pohon tumbang yang menutup jalan serta masuk ke rumah warga. “Setiap tim dibekali alat kebersihan lengkap cangkul, sekop, hingga mesin sinso agar pekerjaan lebih cepat tuntas dan proses pemulihan bisa segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Di antara deru mesin sinso dan ayunan cangkul, terselip kisah haru warga. Ibu Rahmah, salah satu pemilik rumah yang dibersihkan Satgas Gulbencal TNI, tak kuasa menahan rasa syukur. Ia mengaku tinggal hanya bersama ibunya yang telah lanjut usia.

“Dengan kondisi seperti ini, kami tidak mungkin sanggup membersihkan sendiri. Alhamdulillah, TNI datang membantu. Rumah kami kini sudah bersih dan bisa ditempati kembali,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Aksi cepat dan gotong royong Satgas Gulbencal TNI menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat bencana melanda. Di Pidie Jaya, lumpur mungkin masih tersisa, tetapi harapan dan kebersamaan terus menguatmenjadi modal utama untuk bangkit dan pulih kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *